Keberadaan Proyek pengembangan Donggi-Senoro-LNG di kabupaten Banggai tentu saja akan berdampak pada daerah sekitarnya, khususnya desa desa disekitar lokasi proyek. Sangat sulit memang mengkaitkan keberadaan DSLNG dengan kemanfaatan yang dirasakan langsung oleh warga. karakter industri LNG yang sangat spesifik dan teknologi tinggi membutuhkan SDM yang ahli yang hampir bisa dipastikan tidak dipenuhi oleh SDM lokal.

Namun begitu, keinginan DSLNG untuk memberikan manfaat sebesar besarnya bagi masyarakat lokal dan daerah begitu tinggi. Salah satu upaya yang dilakukannya adalah bekerja sama dengan Kementrian Desa Tertinggal dan Konsultan Proseven yang kemudian menunjuk Perkumpulan Inisiatif untuk melakukan profiling dan pengidentifikasian potensi desa di 7 desa di Ring 1 proyek DSLNG.

Hasil identifikasi singkat menunjukan bahwa secara umum setiap desa memiliki keunikan dan kesamaan dengan desa lainnya yang dikaji. Dari sisi potensi ekonomi, semua desa mengandalkan pertanian lahan kering sebagai sumber penghidupan. Kualitas SDM juga masih belum cukup tinggi untuk bisa masuk dan berpartisipasi dalam proyek DSLNG. Perlu upaya besar dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas SDM.

Saat ini DSLNG berusama memaksimalkan sebanyak mungkin potensi lokal untuk bekerja sama dengan DSLNG. Yang sudah berjalan saat ini adalah dalam hal katering pekerja, proses konstruksi, pemeliharaan keamanan dan kebersihan. Sayangnya, untuk terlibat lebih jauh, dalam operasional DSLNG masih harus ditingkatkan dulu kualitas SDM nya.

Categories: Uncategorised